Mar 29, 2006
SOULMATE.COM

Tadi siang aku menghadiri bedah buku (aku tuh penggemar acara bedah buku. kapan bukuku di hihi). SOULMATE.COM. Bukunya metropop tulisan Jessica huwae (selamat Mbak!). Pas aku buka awalnya, terus akhirnya....tiba-tiba aku berkeringat, jantungku berdebar lebih ceoat. HUaaaaaaaa...kenapa ceritanya mirip dengan yang sedang aku bikin  (atau aku yang mirip dia ?!). Cewek..dengan segala perjalanannya, jatuh cinta dengan cowok menikah...via internet lagi ! Ini aku membaca sekilas, bisa jadi salah. tetapi huhuhu...

Rasanya bercampur aduk. Walaupun mungkin hanya mirip inti cerita, tapi jelas bahasa dan setting dan lain-lain beda. Yang jelas..nasib jelas beda...punya Mbak Jessica dah terbit duluan....Jadi kecimpulannya...kalau aku masih molor mulu dengan 'project' itu..ya selamat jika ditulis orang lain. Huhuhu

Diskusi dilanjutkan, tentang Soulmate. Apa coba ?

Menyebut kata itu, aku jadi ingat malam pernikahanku. (jadi pengumuman, saya sudah menikah...biarlah status di web ini tetap single...karena kenyataanya sama masih sendiri di JKT ini hehe). Seseorang, yang namanya sudah tidak asing lagi bagiku selama 10 tahun terakhir ini, datang bersama 2 sahabatku yang sahabatnya juga.

Seseorang, pada dialah aku merasakan jatuh bangun yang gak masuk akal, kebodohan tingakt akut, dan kegilaan yang tak terlukiskan dengan kata-kata serta kenekadan yang berani (untuk tidak mengatakan menjijikkan). Tiba-tiba, aku jadi semacam terdakwa di sana. Dikelilingi sohib2 itu, salah satu teman membuka percakapan :

"Te, jadi sebenarnya kedatangan kami kemari..jelas memberikan selamat. Akhirnya ada lelaki yang kena 'kutukan' yang akhirnya mau menikahimu (hehehehe). Tetapi ada tujuan yang lebih penting...aku, atau tepatnya kami...membuat sebuah cerpen. ternyata cerpen itu selama sebelas tahun ini tak pernah terseleseikan. Dan kami sepakat meyakini, penyeleseiannya itu di kamu..." katanya dengan gaya pujanggais, padahal keseharian jauh dari sebutan sastrawan.

"Jadi intinya begini : siapa di antara mereka bertiga itu (dia menunjuk 'seseorang' dan 2 sahabatnya yang juga sahabatku) yang kamu pilih waktu itu, tepatnya sebelas tahun silam ?" Gubrak ! Aku melongo, tercekat dan tentu saja kaget. Jadi selama ini....

yang kupikir aku jatuh cinta dengannya, hanyalah monolog, tetapi ternyata tidak. Kendati tidak bersambut, paling tidak aku tidak bicara sendirian. Mereka, atau tepatnya dirinya, juga mengobrolkanku. Mereka, tepatnya dirinya...juga memperhitungkan aku.

Kini aku tahu, kenapa dia menelponku tengah malam menjelang malam pertunangannya, hanya untuk menanyakan, harga kamera digital itu berapa. kenapa itu masih selalu menanyakan keadaanku, masih 'menghinaku' kendati sudah punya istri.

Barangkali aku tahu makna dari kata-katanya, 5 atau 10 tahun silam 'Kalau ada urutan sahabat, kamu ada di barisan terdepan' kala itu aku hanya nyengir pahit. Aku ga pengin jadi sahabatmu, walaupun kau taruh di urutan terdepan sekalipun. Aku mau jadi kekasihmu. jadi belahan hatimu....

Hahahaha...solumate. Apakah itu ?

Sampai malam menjelang pagi. Sampai mereka berpamitan pulang. Aku tetap tak menjawab secara tersurat, tentangmemilih siapa waktu itu. Bukankah jawababnnya sudah teramat jelas, seperti jerawat yang nongkrong di jidat. Kemana kalian tatkala aku sendirian ? Bagaimana perasaaan kalian manakala aku menyaksikan satu per satu dari kalian bertunangan ?

Tak ada jawabannya. Bahkan semalaman, menjelang pernikahan pada pukul 8 pagi, 5 Maret silam...aku tak bisa memejamkan mata hinggadzan subuh. Pagi pas ijab qobul, ngantukku tiada tara....

 

 


Posted at 07:04 pm by Tean

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry


  • Tean
  • 27th
  • Perempuan
  • Mencoba menjadi journalist
  • Suka melihat matahari terbit
  • Suka baca Kahlil Gibran dan Seno Gumira
  • Suka denger Richard Marx, Bryan Adam
  • Suka film-nya Shah Rukh Khan
  • Single


  •    

    << March 2006 >>
    Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
     01 02 03 04
    05 06 07 08 09 10 11
    12 13 14 15 16 17 18
    19 20 21 22 23 24 25
    26 27 28 29 30 31






    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed